ANTARA AYAHKU DAN TENAGA DALAMNYA

Ini cerita tentang ayahku, kebetulan hari  ini genap sudah 5 tahun dia meninggalkan kami. Sebenarnya ada banyak cerita tentang sosok almarhum ayahku semasa hidupnya, tapi yang aku tuliskan hanya ini dulu.

djauliman

Semasa SMP ku dulu, keluarga kami tergolong ekonominya cukup memprihatinkan walaupun di akhir hidupnya dia sempat menerima penghargaan sebagai LVRI dan mendapat tunjangan setiap bulan dari pemerintah. Ketika masa susah itu, diantara anak-anaknya hanya diriku yang tinggal bersama mereka. Walaupun masih tergolong belum dewasa tapi aku sangat sadar akan situasi ekonomi kami makanya aku selalu membantunya untuk sekedar mencari nafkah.

Ketika itu libur panjang datang, teman-temanku asik bermain tapi aku harus menemani ayahku untuk menyadap karet. Kebun karet kami termasuk paling jauh diantara kebun orang kampong, karna kebun kami langsung berbatasan dengan hutan rimba yang tak bertuan. Setelah kejadian banjir bandang menerjang desa kami pada tahun 1995 situasi jalan untuk mencapai kebun karet sangat susah. Terpaksa kami mengikuti aliran sungai sampai ke puncak gunung, kadang melewati tebing yang sangat curam.

Nah suatu hari saat menyadap karet aku terjatuh dan terguling-guling, sejenak  tangan kananku terasa seperti patah,  (mangappir). Ayah cepat menghampiriku dan ketika kutunjukkan tangan kananku dia langsung merapatkan kedua telapak kanannya didekat bibirnya dan mulutnya komat kami membaca mantra, kemudian telapak tangan tadi digesek beberapa kali lalu ditempelkan di tangan kananku “ pasti sudah sembuh” katanya mengakhiri akting kami.

Memang saat itu tanganku sudah tidak merasakan apa-apa lagi (langsung sembuh) dan mulai saat itu aku sangat percaya kalau dia mempunyai  “TENAGA DALAM”.

Belasan tahun setelah kejadian itu, kira-kira  seminggu sebelum kepergiannya, aku memberanikan diri  untuk menanyakan TENAGA DALAMnya. Tapi walaupun kondisinya sedang sakit karena sedang bergumul dengan maut dia tiba-tiba tersenyum dan menyampaikan itu hanya AKTING. Hahahhah……….,  walau perasaanku kecewa aq tertawa lepas karena ternyata aku dibohonginya selama ini……. Itulah sekilas cerita tentang ayahku. Ayah…, semoga kau tenang di sana …(Love you Dad!)

 

 

About aram

Anak bungsu dr 9 bersaudara, cerdas, strong, tampan do nian alai maol lakku.. (wew//!) saat ini sedang meniti karir di Pemerintah Daerah Aceh Tenggara. Horas..!

Posted on 29 Desember 2014, in BUDAYA. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: